Manemonik


Tips Melatih Daya Ingat dan Konsentrasi

Beberapa Gangguan Pada Penderita Disleksia

Melanjutkan postingan yang sebelumnya pernah dimuat di sini, yaitu mengenai gangguan disleksia, terdapat beberapa masalah/tanda-tanda yang didalami oleh si penderita disleksia. Di bawah ini adalah beberapa tanda-tanda yang dikutip dari media kompas (health.kompas.com) sebagaimana yang juga pernah mereka kutip dari dyslexia-indonesia.org. Beberapa masalah yang dimaksud adalah masalah fonologi (hubungan antara huruf dan bunyi), masalah dalam mengingat kata-kata, masalah urutan dan sistematika, masalah ingatan jangka pendek, dan pemahaman sintaks (tata bahasa). Untuk lebih jelasnya adalah seperti di bawah ini:

1.    Masalah fonologi: Yang dimaksud masalah fonologi adalah hubungan sistematik antara huruf dan bunyi. Misalnya mereka mengalami kesulitan membedakan ”paku” dengan ”palu”; atau mereka keliru memahami kata-kata yang mempunyai bunyi hampir sama, misalnya ”lima puluh” dengan ”lima belas”. Kesulitan ini tidak disebabkan masalah pendengaran, tetapi berkaitan dengan proses pengolahaninput di dalam otak.

2.    Masalah mengingat perkataan: Kebanyakan anak disleksia mempunyai level kecerdasan normal atau di atas normal. Namun, mereka mempunyai kesulitan mengingat perkataan. Mereka mungkin sulit menyebutkan nama teman-temannya dan memilih untuk memanggilnya dengan istilah “temanku di sekolah” atau “temanku yang laki-laki itu”. Mereka mungkin dapat menjelaskan suatu cerita, tetapi tidak dapat mengingat jawaban untuk pertanyaan yang sederhana.

3.    Masalah penyusunan yang sistematis atau berurut: Anak disleksia mengalami kesulitan menyusun sesuatu secara berurutan misalnya susunan bulan dalam setahun, hari dalam seminggu, atau susunan huruf dan angka. Mereka sering ”lupa” susunan aktivitas yang sudah direncanakan sebelumnya, misalnya lupa apakah setelah pulang sekolah langsung pulang ke rumah atau langsung pergi ke tempat latihan sepak bola. Padahal, orangtua sudah mengingatkannya bahkan mungkin hal itu sudah pula ditulis dalam agenda kegiatannya. Mereka juga mengalami kesulitan yang berhubungan dengan perkiraan terhadap waktu. Misalnya mereka mengalami kesulitan memahami instruksi seperti ini: ”Waktu yang disediakan untuk ulangan adalah 45 menit. Sekarang pukul 08.00. Maka 15 menit sebelum waktu berakhir, Ibu Guru akan mengetuk meja satu kali”. Kadang kala mereka pun ”bingung” dengan perhitungan uang yang sederhana, misalnya mereka tidak yakin apakah uangnya cukup untuk membeli sepotong kue atau tidak.

4.    Masalah ingatan jangka pendek: Anak disleksia mengalami kesulitan memahami instruksi yang panjang dalam satu waktu yang pendek. Misalnya ibu menyuruh anak untuk “Simpan tas di kamarmu di lantai atas, ganti pakaian, cuci kaki dan tangan, lalu turun ke bawah lagi untuk makan siang bersama ibu, tapi jangan lupa bawa serta buku PR Matematikanya, ya”, maka kemungkinan besar anak disleksia tidak melakukan seluruh instruksi tersebut dengan sempurna karena tidak mampu mengingat seluruh perkataan ibunya.

5.    Masalah pemahaman sintaks: Anak disleksia sering mengalami kebingungan dalam memahami tata bahasa, terutama jika dalam waktu yang bersamaan mereka menggunakan dua atau lebih bahasa yang mempunyai tata bahasa yang berbeda. Anak disleksia mengalami masalah dengan bahasa keduanya apabila pengaturan tata bahasanya berbeda daripada bahasa pertama. Misalnya dalam bahasa Indonesia dikenal susunan diterangkan–menerangkan (contoh: tas merah). Namun, dalam bahasa Inggris dikenal susunan menerangkan-diterangkan (contoh: red bag).

Hendaknya anda tidak terlebih dulu membuat kesimpulan yang cepat tentang penderita disleksia. Jika anda menemukan seseorang yang anda rasa mengalami tanda-tanda seperti di atas, belum tentu mereka mengalami disleksia. Terutama dalam hal ini masalah/kesulitan dalam mengingat (gangguan ingatan jangka pendek), kesulitan dalam mengingat perkataan/perintah yang panjang dan lain sebagainya. Banyak hal yang sebaiknya terlebih dahulu dilakukan sebelum menganggap bahwa seseorang itu menderita disleksia. Penting sekali untuk meyakini bahwa anda, keluarga, dan orang-orang yang di sekeliling anda berasa dalam keadaan yang baik dan sehat….

September 29th, 2010
Topic: Penyakit-Penyakit Tags: , ,

≡ Leave a Reply